Seringkali PC mengalami blue screen dan restart-restart terus, bila anda mengalaminya tetap tenang dan lakukan tindakan penyelamatan berikut:

  1. Pertama cek dulu kipas processor. Kalau kipas berputar lambat atau bahkan berhenti, segera matikan komputer dan ganti kipas sebelum processor terbakar. Gejala processor terlalu panas adalah sering blue screen dan restart-restart terus.kipas
  2. Berikutnya yang sering jadi penyebab blue screen adalah RAM yang tidak bekerja sempurna. Cabut RAM dan bersihkan kaki-kakinya menggunakan penghapus pensil. Pelan-pelan saja, tidak boleh menekan terlalu keras. Coba pasang lagi dan nyalakan komputer. Untuk anda yang mengoverclock komputer sebaiknya setting ram di bios dengan settingan latency terbesar dan frekuensi terendah, dan bila masih belum stabil juga turunkan clocknya mungkin anda terlalu tinggi mengoverclock cpu. Bila terdapat 2 atau 3 keping RAM bisa dicoba dengan memasang dan mencobanya satu per satu atau coba pasang RAM lain, pinjem atau beli baru… :-D ram lagi
  3. Perlu dicek juga apakah komputer terinfeksi virus. Virus juga merupakan sebuah aplikasi yang dibuat seorang programer, karena pembuatan yang asal-asalan, kurang teliti dll, kadang kinerja suatu virus juga tidak sesuai harapan pembuatnya, banyaknya error diĀ  sana-sini seringkali menimbulkan blue sreen dan restart-restart pada system operasi. Cara paling ampuh menyingkirkan virus dan error-errornya ya tentu saja dengan cara format lalu instal ulang menggunakan master yang bersih dari virus
  4. Berikutnya adalah masalah badsector pada harddisk. Bila harddisk sudah ada bad sector jelas akan banyak sekali error yang terjadi, karena data-data banyak yang corrupt dan tidak terbaca. Gejala selain sering blue screen adalah loading windows yang sangat lambat. Bila masih bisa masuk windows, coba run CHKDSK. atau cari software MHDD untuk memperbaiki harddisk yang bad.harddisk
  5. Tak boleh dilupakan adalah power supply, power supply yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan daya tentu akan menjadi penyebab tidak stabilnya komputer dan sering blue screen. Untuk test power supply tidak cukup dengan mengukur voltage outputnya saja, tapi harus ada beban dan lihat apakah output stabil tidak naik turun? Cara paling mudah mengetahui apakah power supply menjadi penyebab blue screen, tinggal dicoba saja untuk menyalakan komputer dengan power supply lain dan amati apakah masih blue screen. power
  6. Yang terakhir adalah mainboard. Bila semua langkah di atas sudah dilakukan dan masih juga blue screen, sudah dapat dipastikan mainboard rusak dan harus diganti. mainboard

Berikut daftar error blue screen yang sering muncul (tentu saja bila sempat membacanya karena biasanya blue sreen hanya muncul sesaat dan komputer langsung restart jadi sangat sulit untuk membacanya):

  1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A) —>ketidakcocokan driver yang terinstall
  2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023) —>partisi atau filesystemnya error
  3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F) —>Overclock berlebihan, terlalu panas, BIOS korup, Memory dan CPU yang cacat
  4. DATA_BUS_ERROR —>memory atau slot memory di motherboard rusak
  5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA —>kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
  6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE —>konfigurasi jumper harddisk keliru, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset
  7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE —>instalasi driver video card yang kurang sempurna
  8. BAD_POOL_CALLER —>driver yang tidak kompatibel misal saat upgrade windows
  9. PEN_LIST_CORRUPT —>kerusakan RAM
  10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION —>cacatnya CPU, overclock berlebihan, power supply yang kekurangan daya
About these ads