Anda tentu ingat printer jadul yang tahan banting ini,  demikian hebatkah printer seri ini? Bahkan sampai  sekarang pun banyak yang masih setia menggunakannya, memang kwalitas cetaknya tidak seberapa, dan kebanyakan orang menggunakannya hanya untuk mencetak teks, jadi hanya memasang cartrige hitam saja, dan salah satu kelebihan printer ini, lihatlah betapa besar ukuran cartrige hitam tanpa ada cartrige warna jadi tidak terlalu sering refil tinta.

Apa sajakah kerusakan yang sering dialami, ternyata banyak juga kasus kerusakannya, maklumlah sudah berumur. Mulai dari mati total, blinking, kertas tidak tertarik, cartrige tidak terdeteksi, dsb. Untuk kerusakan yang berhubungan dengan mekanis, kadang ada yang pecah atau retak, harus diteliti dengan seksama. Misal untuk kertas tidak tertarik belum tentu karena ada kotoran yang mengganjal, saya pernah menemui kejadian ini setelah dicek ternyata plastik pada baut pecah, hingga roda-roda mekanik kendor tidak bersentuhan.

Cartrige yang tidak terdeteksi, kadang-kadang memang cartrige mati, bisa juga kotor pada holder cartridgenya, bersihkan dengan tisu sampai benar-benar kering dan bersih, bila belum berhasil coba cek cartridge dengan printer lain untuk memastikan cartridge masih hidup. Kerusakan yang cukup sering juga pada kabel head dan cartridge holder, bila ini terjadi, anda harus mengganti cartrige holdernya dan tentu saja 2nd berupa cabutan dari printer lain karena memang sudah tidak diproduksi lagi. (biasa dijual beserta kabel headnya sekaligus di tempat-tempat servisan printer). Sedangkan untuk cartidge yang mampet cukup ditiup-tiup saja, bila tetap mampet ya saatnya ganti cartridge.

Untuk yang mati total, bisa jadi power supply mati atau lemah. Cara termudah mengeceknya langsung coba diganti saja dengan power lain. bila mati bukan pada power, coba amati boardnya, carilah ic kecil berkaki 8 biasanya seri L46R atau sejenisnya. Coba anda reset ic ini, caranya lepas ic biarkan beberapa lama, pasang lagi, tentu saja cara ini sedikit susah karena ukuran ic yang kecil sekali. bila tidak terbiasa solder-menyolder, coba untuk mereset tanpa melepas ic. Caranya, gunakan kabel atau pinset kalau ada. Tempelkan kaki pinset pertama ke kaki 6 dan tempelkan kaki pinset satu lagi ke kaki 2 lalu 3, kalo masih belum nyala juga coba tempelkan ke kaki 1 atau 4, dan diulang lagi bila belum menyala juga.

Bila Bjc 2100 blinking error waste ink tank full, reset dengan cara berikut:

  1. Lepas cartridge
  2. Cabut kabel listrik
  3. Tutup kembali panel depan
  4. Tekan dan tahan tombol resume dan colok kembali kabel listrik
  5. Lepaskan tombol resume
  6. Tekan resume sekali lalu lepas
  7. Tekan dan tahan tombol resume 2 detik atau lebih lalu lepaskan
  8. Tekan  dan tahan tombol resume 2 detik atau lebih lalu lepaskan
  9. Cabut kabel listrik, tunggu sekitar satu menit agar printer reset data