Adakalanya kita memerlukan mainboard 2nd, untuk penggantian ataupun memang ingin merakit PC 2nd. Mainboard 2nd tentu saja sudah habis masa garansinya, dan kemungkinan rusak setiap saat bisa saja terjadi. Perlu ketelitian dalam memilih mainboard 2nd, pilihlah yang benar-benar berkwalitas dan kondisinya masih bagus.

Bagaimana ciri-ciri mainboard yang bagus? Perlu diketahui ada 3 kelas mainboard yang beredar di pasaran, low end, midle, dan high end. Bila anda sudah sangat familiar dengan mainboard, hanya dengan melihat sekilas saja anda akan tahu termasuk kelas manakah mainboard tersebut.

Pertama bagian yang perlu diamati adalah bagian PWM (Pulse Wave Modulation) sebuah rangkaian pengatur power pada motherboard yang fungsinya cukup vital karena mengatur kebutuhan daya listirk ke CPU, Memory dan northbridge. PWM selalu mempunyai 3 komponen penting yaitu mosfet berfungsi membuka dan menutup arus listrik, choke berfungsi sebagai tempat penyimpanan listrik sementara dan kapasitor sebagai penstabil listrik sebelum masuk ke CPU, memory dan northbridge. Ada beberapa tipe PWM seperti PWM 4 phase,6 phase, 8 phase sampai 12 phase (hitung saja jumlah chokenya). Setiap phase PWM dapat memberikan daya efektif sekitar 15-20A. Makin banyak phase maka mainboard akan makin stabil (dan semakin mahal tentunya).

Jumlah phase yang banyak memang bagus, tapi bagaimana dengan kwalitas komponen yang dipakai? Usahakan pilih mainboard dengan jumlah phase banyak dan komponen berkwalitas. Secara sederhana bisa langsung dilihat pada kapasitor, Mainboard midle dan high end selalu menggunakan jenis solid capasitor.  Keunggulan jenis ini jelas sangat bisa diandalkan, tahan panas, umur lebih panjang (bisa 6x umur kapasitor biasa pada temperatur normal) dan lebih stabil. Lihat juga pada mosfet-mosfetnya, lebih meyakinkan jika pada mosfet terdapat headsink pendingin.

Mengenai pemakaian solid capasitor secara umum mainboard low end sama sekali tidak memakainya, mainboard midle hanya memakainya pada bagian PWM, sedangkan mainboard highend biasanya full solid capasitor. Soal headsink pada mosfet-mosfet PWM, biasanya hanya ada pada mainboard midle dan high end.

Yang terakhir menjadi perhitungan adalah merk. Bila ada banyak pilihan, lebih baik pertimbangkan untuk membeli mainboard merk terkenal. Mainboard bekas PC build up juga layak dilirik, pada PC buil up dengan merk bagus sudah pasti tidak memakai maiboard sembarang.